Pages

Saturday, August 22, 2015

Mari Tumbuhkan Jiwa Kewirausahawanmu!

            Entrepreneur atau wirausahawan adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Wirausahawan ini memiliki usahanya sendiri, ia tidak mencari pekerjaan namun ialah yang menciptakan lapangan pekerjaan.
Kelebihan-kelebihan yang didapatkan jika menjadi wirausahawan yaitu, kesempatan untuk mewujudkan cita-cita yang bisa ditentukan sendiri, kesempatan untuk menciptakan perubahan dengan membuka lowongan pekerjaan, untuk mencapai potensi penuh dengan menjadi wirausahawan tanpa adanya kekangan atasan, untuk menuai keuntungan yang mengesankan dengan fokus terhadap usaha, memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan menyediakan lowongan pekerjaan dan mendapatkan pengakuan untuk usaha dengan membantu melengkapi kebutuhan masyarakat, serta dapat melakukan apa yang disukai dan bersenang-senang tanpa adanya kekangan waktu dan sebagainya.
Diatas kelebihan yang didapatkan dari seorang wirausahawan, tentu tidaklah mudah untuk mendapatkan jenjanga kebahagiaan wirausahawan. Seorang wirausahawan harus memiliki dan melakukan hal-hal yang tidak mudah demi mencapai target wirausaha yaitu seperti harus memiliki niat dan tekad yang kuat untuk berwirausaha, miliki ide bisnis yang kreatif dan inovatif, mempelajari kisah sukses orang lain untuk menumbuhkan motivasi dalam diri, menumbuhkan keyakinan dan optimisme untuk tetap dan terus menjalankan usaha, fokus dalam berwirausaha agar hasil yang didapat bisa optimal dan maksimal, belajar berwirausaha untuk mempelajari tahap-tahap wirausaha yang harus dilakukan, dan lakukan sekarang juga serta tidak menunda-nunda untuk memulai usaha setelah segalanya telah dipersiapkan.
            Jika telah memenuhi tahap-tahap diatas untuk menjadi wirausahawan, siapapun bisa dan berhak menjadi wirausahawan. Untuk menjadi wirausahawan, tidaklah dibutuhkan titel, penghargaan, dan nilai akademik. Namun, tetaplah penting untk mempelajari dasar-dasar ekonomi untuk bisa memahami jalannya usaha. Ekonomi sendiri tentu diperlukan dalam hal wirausaha untuk bisa menghitung dan memprediksi untung dan rugi usaha, untuk melihat peluang sekitar sebelum memulai usaha, dan masih banyak lagi hubungan mempelajari ekonomi dengan wirausahawan. Itulah sebabnya seorang wirausahawan tidak bisa lepas dari mempelajari dan apapun yang berbau aktivitas ekonomi.

            Sebagai mahasiswa ekonomi yang telah mempelajari dasar-dasar ekonomi, tentu sudah cukup memgenal mengenai wirausaha. alangkah baiknya jika mahasiswa ekonomi bisa menjadi wirausaha. seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, menjadi wirausahawan memiliki banyak kelebihan dan juga bisa memberikan kelebihan kepada negara, seperti membuka lapangan kerja dan emngurangi angka pengangguran. Mahasiswa ekonomi yang telah mengetahui mengenai ekonomi, tentu saja juga harus memiliki jiwa kewirausahawan. Jiwa kewirausahawan itulah yang harus dipelajari dan yang nantinya akan menentukan jalan selanjutnya wirausaha yang telah dibuat. Pentingnya mahasiswa ekonomi mempelajari jiwa wirausahawan yaitu agar bisa menjadi wirausahawan yang tidak hanya berpacu pada teori namun juga bisa menjalankan wirausaha dengan melihat peluang. Selain itu, mahasiswa ekonomi juga penting mempelajari mengenai wirausaha dan menjalankan wirausaha karena pada dasarnya mahasiswa ekonomi telah mengetahui dasar-dasar ekonomi dan dasar wirausaha, sehingga akan sangat disayangkan jika ilmu yang telah didapatkan tidak didalami dan digunakan sebaik-baiknya. Bahkan, jika difikirkan sedemikian mungkin, banyaknya dan terus bertambahnya mahasiswa lulusan ekonomi dari tahun ke tahun tentu membutuhkan banyaknya lapangan kerja. Sedangkan, lapangan kerja tidaklah sepadan pertumbuhannya dengan pertumbuhan para pencari kerja. Maka dari itu, mahasiswa ekonomi sangat penting untuk mempelajari mengenai wirausaha, agar tidak menjadi pengangguran dan tetap bisa bekerja tanpa harus memikirkan lowongan pekerjaan yang ada. Bahkan, makasiswa ekonomi yang berwirausahalah yang nantinya akan menambah lowongan pekerjaan untuk para pencari kerja.

Sunday, January 26, 2014

Rasa Akan Rasa




Awalnya aku hanya seorang gadis yang tak tau banyak hal tentang rasa. Kemudian, pada akhirnya aku bertemu dengan sosok pria yang pada akhirnya membantuku dan mengajariku berbagai macam rasa, menggantikan dan membuatku melupakan beberapa rasa yang sudah aku kenal lebih dulu.
Awalnya aku tak tau rasanya dicintai, kemudian kau memberitauku rasanya dicintai dan membuatku merasakan itu akan dirimu sendiri. Sesaat kemudian, aku mulai bingung dengan rasa yang awalnya tak ku kenal dan kemudian menjadi rasa sehari-hariku terhadapmu, yaitu mencintai seseorang.
Kemudian saat aku sudah lupa rasanya hidup tanpa mencintai dan dicintai dan mulai nyaman juga terbiasa akan rasa itu, seketika kau memaksau untuk melepas rasa-rasa itu. Kini kau mengajari rasa baru lagi padaku, kau memberikan aku rasa yang berbedan dari yang selama ini kau ajarkan padaku. Kau berikan aku rasa patah hati. Awalnya aku tak mengerti akan rasa itu, tapi berkatmu juga aku tau dan mengerti apa itu patah hati. Kemudian dari patah hati yang berakarpun menimbulkan pohon yang berbuah rasa baru untuk hatiku, depresi.
Awalnya aku tak tau rasa depresi. Tapi lagi-lagi berkatmu aku mengerti dan berhasil merasakan rasa itu.
Kini aku lupa rasanya hidup tanpa rasa cinta, kini aku lupa rasanya seperti dicinta, kini aku lupa rasanya hati berbunga-bunga, kini aku juga lupa rasanya hidup normal tanpa beban fikiran.

            Ya, apa aku bilang, kau mengajarkan aku berbagai rasa, membuatku melupakan berbagai rasa, menimbulkan bermacam rasa baru, juga mengganti rasa akan rasa.

Friday, January 10, 2014

Exhausted


            Bisakah kau berkata jujur padaku? Aku hanya ingin kau jujur dalam berbagai hal. Aku hanya ingin kau selalu dan tidak pernah tidak dan sekecil apapun dan tidak ada alasan apapun untuk berkata jujur padaku. Tidakkah itu mudah?
            Kufikir, jika kau mencintaiku maka kau tidak akan bisa berbohong sedikitpun karena tak tega untuk berbohong padaku. Aku mencintaimu dan aku tidak pernah sekalipun berbohong padamu, bukan karena memang aku seseorang yang paling jujur didunia, tapi karena memang aku tidak pernah bisa berkata bohong padamu biarpun aku mau dan aku sudah berniat.
            Tidakkah kau pernah berfikir apa saja yang pernah aku minta terhadapmu? Tidak ada bukan? Kini, aku memintamu untuk jujur berkali-kali kau tidak pernah sekalipun menggubrisnya. Tidakkah kau ingat seberapa sering dan merepotkan permintaanmu kepadaku? Tidakkah aku usaha untuk memenuhinya?
            Aku rasa sekarang aku harus mulai belajar berbagai hal secara otodidak, yaaa tentu saja kau tidak akan mau mengajarkannya untukku. Aku akan belajar untuk tidak terlalu mencintaimu............. atau akan belajar sesering mungkin bisa berbohong dengan mudah kepadamu....................

Kita lihat saja nanti mana yang lebih dulu ku kuasai.

Monday, April 1, 2013

Finding Nemo Dalam Sudut Pandangku



            Kamu tau film Finding Nemo, bukan? Aku melihat cerita kita didalam cerita Finding Nemo. Dengan sudut pandang yang tak biasa dari orang-orang yang sudah menonton, aku menemukan sosok aku, kamu, dan wanita itu dalam film ini. Saat aku menyadarinya, aku benci film Finding Nemo. Film itu mengingatkanku pada kekejaman cinta padamu.
            Kau tau tokoh Dory si ikan biru yang menemani  Ayah Nemo untuk mencari Nemo? Itulah Aku. Tokohku. Dan aku nobatkan kamu sebagai Ayah Nemo, bernama Marlin. Dan wanita itu, ku nobatkan sebagai satu-satunya tokoh penting yang tersisa, Nemo. Tapi dalam ceritaku, Dory-lah yang menjadi pemeran utamanya.
            Dalam sudut pandangku, Marlin ialah sosok ikan jahat yang suka menyakiti perasaan ikan lain namun juga mudah dibodohi oleh ikan lain. Bagaimana tidak? Marlin mencari Nemo bersama Dory yang ia acuhkan. Padahal, hanya Dory yang selalu menemani Marlin kemanapun dengan setia dan membuat segala perjalanan mereka menjadi berhasil dan mengasikkan.
            Sedangkan Dory dalam sudut pandangku, ialah ikan biru indah yang bodoh. Kufikir, Dory ialah ikan yang rela berkorban demi ikan lain. Dory juga ikan baik yang setia kawan. Itulah Dory, tokohku.
            Kemudian Nemo, ia ikan badut kecil yang merepotkan. Yang menghilang sesukanya tanpa memikirkan orang disekitarnya. ia terlihat seperti badut bodoh. Ikan badut yang konyol.
            Seperti aku yang kau nobatkan menjadi sahabatmu. Aku ikan Dory yang selalu menemanimu, Si Marlin sepanjang perjalanan hari-harimu. Aku selalu ada disisimu disaat kau butuh aku. Tapi dengan jahatnya kamu sang Marlin, Ayah Nemo, kau mengacuhkan perhatian dan kehadiranku yang lebih dari sekerdar sahabat setia.
            Kau yang kupilih menjadi sosok Marlin, terus mencari wanitamu yang kunobatkan sebagai Nemo. Tentu saja aku sebagai sahabatmu terus menemanimu mencari wanitamu. Aku Dory konyol yang menemani Marlin dengan setia untuk mencari Nemo. Ah.
            Sedangkan wanita itu, Nemo yang meninggalkanmu, sang Marlin begitu saja. Ia tidak tau kekhawatiranmu. Kenapa Marlin tidak berhenti mencari Nemo? Kenapa Marlin tidak menganggapi kehadiran Dory dengan anggapan lebih? Atau kenapa Dory tidak berhenti saja membantu dan menemani Marlin yang menjengkelkan itu untuk mencari Nemo?
            Sudah jelas bukan sudut pandangku dalam Finding Nemo dan Kehidupan yang terjadi disekelilingku?

Friday, March 29, 2013

Bahagiaku Untukmu



            “Aku sangat bahagia menjadi aku disisimu.
            “Benarkah?”
            “Iya, tentu. Ku mohon, tetaplah disisiku sebagaimana aku dan kamu.
            “Pasti.”
            “Aku pernah bermimpi memiliki seorang kakak laki-laki yang bisa mengerti aku, yang bisa menemaniku saat aku sedih dan tentu saja tidak menyebalkan seperti kakak laki-laki pada umumnya. Dan sekarang, aku sedang bersama seorang kakak laki-lakiku menelusuri hari bersama. Aku suka.”
            “Kakak laki-laki? Aku?”
            “Ya... oh, tentu bukan hanya itu. Aku juga sangat amat menyayangimu sebagai sahabatku yang palingggg baik. Kau tau? Hanya kamu yang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk menemaniku bercerita dan mengeluarkan semua yang aku ingin ceritakan. Hingga akhirnya aku tertidur kelelahan karena ulahku sendiri yang terlalu bersemangat bercerita. Haha.”
            “Ada anggapan lain lagi tentangku? Mungkin.”
            “Hm...  Kau kakak laki-laki yang sangat amat ku idamkan. Kau juga sahabat yang paling mengerti diriku. Ya, kau bisa menjadi dewasa saat aku butuh kau menjadi dewasa. Didetik lain, kau bisa menjadi sahabat yang mengasikkan untukku.
            “Hm...”
            “Hei, jangan melihatku begitu. Jangan melambung tinggi.”
            “Oh, iya. Aku sahabatmu dan kakakmu. Kira-kira, bisakah semua ini berubah? Aku tidak lagi menjadi sahabat dan kakakmu. Mungkin bisa menjadi........”
            “Oh, tidak! Kumohon tetaplah menjadi kakak dan sahabat yang baik untukku. Jangan coba-coba untuk tinggalkan aku!
            “Maaf, bukan begitu maksudku.”
            “Ku mohon, berjanjilah padaku bahwa kau tidak akan merubah segalanya pada kita dan tetap menjadi sahabat dan kakak yang baik untukku.”
            “Jika aku berjanji, kau akan bahagia?”
            “Tentu! Selamanya.”
            “Baiklah, aku tidak akan meninggalkanmu dengan alasan apapun.”
“Lalu?”
“Yaa... aku akan menjadi sahabat dan kakak laki-laki yang baik untuk wanita yang kini berada disampingku.”
“Selamanya?”
“Hm, ya. Selamanya.” 

Mari Tumbuhkan Jiwa Kewirausahawanmu!

0

            Entrepreneur atau wirausahawan adalah orang yang melakukan aktivitas wirausaha yang dicirikan dengan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun manajemen operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. Wirausahawan ini memiliki usahanya sendiri, ia tidak mencari pekerjaan namun ialah yang menciptakan lapangan pekerjaan.
Kelebihan-kelebihan yang didapatkan jika menjadi wirausahawan yaitu, kesempatan untuk mewujudkan cita-cita yang bisa ditentukan sendiri, kesempatan untuk menciptakan perubahan dengan membuka lowongan pekerjaan, untuk mencapai potensi penuh dengan menjadi wirausahawan tanpa adanya kekangan atasan, untuk menuai keuntungan yang mengesankan dengan fokus terhadap usaha, memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan menyediakan lowongan pekerjaan dan mendapatkan pengakuan untuk usaha dengan membantu melengkapi kebutuhan masyarakat, serta dapat melakukan apa yang disukai dan bersenang-senang tanpa adanya kekangan waktu dan sebagainya.
Diatas kelebihan yang didapatkan dari seorang wirausahawan, tentu tidaklah mudah untuk mendapatkan jenjanga kebahagiaan wirausahawan. Seorang wirausahawan harus memiliki dan melakukan hal-hal yang tidak mudah demi mencapai target wirausaha yaitu seperti harus memiliki niat dan tekad yang kuat untuk berwirausaha, miliki ide bisnis yang kreatif dan inovatif, mempelajari kisah sukses orang lain untuk menumbuhkan motivasi dalam diri, menumbuhkan keyakinan dan optimisme untuk tetap dan terus menjalankan usaha, fokus dalam berwirausaha agar hasil yang didapat bisa optimal dan maksimal, belajar berwirausaha untuk mempelajari tahap-tahap wirausaha yang harus dilakukan, dan lakukan sekarang juga serta tidak menunda-nunda untuk memulai usaha setelah segalanya telah dipersiapkan.
            Jika telah memenuhi tahap-tahap diatas untuk menjadi wirausahawan, siapapun bisa dan berhak menjadi wirausahawan. Untuk menjadi wirausahawan, tidaklah dibutuhkan titel, penghargaan, dan nilai akademik. Namun, tetaplah penting untk mempelajari dasar-dasar ekonomi untuk bisa memahami jalannya usaha. Ekonomi sendiri tentu diperlukan dalam hal wirausaha untuk bisa menghitung dan memprediksi untung dan rugi usaha, untuk melihat peluang sekitar sebelum memulai usaha, dan masih banyak lagi hubungan mempelajari ekonomi dengan wirausahawan. Itulah sebabnya seorang wirausahawan tidak bisa lepas dari mempelajari dan apapun yang berbau aktivitas ekonomi.

            Sebagai mahasiswa ekonomi yang telah mempelajari dasar-dasar ekonomi, tentu sudah cukup memgenal mengenai wirausaha. alangkah baiknya jika mahasiswa ekonomi bisa menjadi wirausaha. seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, menjadi wirausahawan memiliki banyak kelebihan dan juga bisa memberikan kelebihan kepada negara, seperti membuka lapangan kerja dan emngurangi angka pengangguran. Mahasiswa ekonomi yang telah mengetahui mengenai ekonomi, tentu saja juga harus memiliki jiwa kewirausahawan. Jiwa kewirausahawan itulah yang harus dipelajari dan yang nantinya akan menentukan jalan selanjutnya wirausaha yang telah dibuat. Pentingnya mahasiswa ekonomi mempelajari jiwa wirausahawan yaitu agar bisa menjadi wirausahawan yang tidak hanya berpacu pada teori namun juga bisa menjalankan wirausaha dengan melihat peluang. Selain itu, mahasiswa ekonomi juga penting mempelajari mengenai wirausaha dan menjalankan wirausaha karena pada dasarnya mahasiswa ekonomi telah mengetahui dasar-dasar ekonomi dan dasar wirausaha, sehingga akan sangat disayangkan jika ilmu yang telah didapatkan tidak didalami dan digunakan sebaik-baiknya. Bahkan, jika difikirkan sedemikian mungkin, banyaknya dan terus bertambahnya mahasiswa lulusan ekonomi dari tahun ke tahun tentu membutuhkan banyaknya lapangan kerja. Sedangkan, lapangan kerja tidaklah sepadan pertumbuhannya dengan pertumbuhan para pencari kerja. Maka dari itu, mahasiswa ekonomi sangat penting untuk mempelajari mengenai wirausaha, agar tidak menjadi pengangguran dan tetap bisa bekerja tanpa harus memikirkan lowongan pekerjaan yang ada. Bahkan, makasiswa ekonomi yang berwirausahalah yang nantinya akan menambah lowongan pekerjaan untuk para pencari kerja.

Rasa Akan Rasa

0




Awalnya aku hanya seorang gadis yang tak tau banyak hal tentang rasa. Kemudian, pada akhirnya aku bertemu dengan sosok pria yang pada akhirnya membantuku dan mengajariku berbagai macam rasa, menggantikan dan membuatku melupakan beberapa rasa yang sudah aku kenal lebih dulu.
Awalnya aku tak tau rasanya dicintai, kemudian kau memberitauku rasanya dicintai dan membuatku merasakan itu akan dirimu sendiri. Sesaat kemudian, aku mulai bingung dengan rasa yang awalnya tak ku kenal dan kemudian menjadi rasa sehari-hariku terhadapmu, yaitu mencintai seseorang.
Kemudian saat aku sudah lupa rasanya hidup tanpa mencintai dan dicintai dan mulai nyaman juga terbiasa akan rasa itu, seketika kau memaksau untuk melepas rasa-rasa itu. Kini kau mengajari rasa baru lagi padaku, kau memberikan aku rasa yang berbedan dari yang selama ini kau ajarkan padaku. Kau berikan aku rasa patah hati. Awalnya aku tak mengerti akan rasa itu, tapi berkatmu juga aku tau dan mengerti apa itu patah hati. Kemudian dari patah hati yang berakarpun menimbulkan pohon yang berbuah rasa baru untuk hatiku, depresi.
Awalnya aku tak tau rasa depresi. Tapi lagi-lagi berkatmu aku mengerti dan berhasil merasakan rasa itu.
Kini aku lupa rasanya hidup tanpa rasa cinta, kini aku lupa rasanya seperti dicinta, kini aku lupa rasanya hati berbunga-bunga, kini aku juga lupa rasanya hidup normal tanpa beban fikiran.

            Ya, apa aku bilang, kau mengajarkan aku berbagai rasa, membuatku melupakan berbagai rasa, menimbulkan bermacam rasa baru, juga mengganti rasa akan rasa.

Exhausted

0


            Bisakah kau berkata jujur padaku? Aku hanya ingin kau jujur dalam berbagai hal. Aku hanya ingin kau selalu dan tidak pernah tidak dan sekecil apapun dan tidak ada alasan apapun untuk berkata jujur padaku. Tidakkah itu mudah?
            Kufikir, jika kau mencintaiku maka kau tidak akan bisa berbohong sedikitpun karena tak tega untuk berbohong padaku. Aku mencintaimu dan aku tidak pernah sekalipun berbohong padamu, bukan karena memang aku seseorang yang paling jujur didunia, tapi karena memang aku tidak pernah bisa berkata bohong padamu biarpun aku mau dan aku sudah berniat.
            Tidakkah kau pernah berfikir apa saja yang pernah aku minta terhadapmu? Tidak ada bukan? Kini, aku memintamu untuk jujur berkali-kali kau tidak pernah sekalipun menggubrisnya. Tidakkah kau ingat seberapa sering dan merepotkan permintaanmu kepadaku? Tidakkah aku usaha untuk memenuhinya?
            Aku rasa sekarang aku harus mulai belajar berbagai hal secara otodidak, yaaa tentu saja kau tidak akan mau mengajarkannya untukku. Aku akan belajar untuk tidak terlalu mencintaimu............. atau akan belajar sesering mungkin bisa berbohong dengan mudah kepadamu....................

Kita lihat saja nanti mana yang lebih dulu ku kuasai.

Finding Nemo Dalam Sudut Pandangku

0



            Kamu tau film Finding Nemo, bukan? Aku melihat cerita kita didalam cerita Finding Nemo. Dengan sudut pandang yang tak biasa dari orang-orang yang sudah menonton, aku menemukan sosok aku, kamu, dan wanita itu dalam film ini. Saat aku menyadarinya, aku benci film Finding Nemo. Film itu mengingatkanku pada kekejaman cinta padamu.
            Kau tau tokoh Dory si ikan biru yang menemani  Ayah Nemo untuk mencari Nemo? Itulah Aku. Tokohku. Dan aku nobatkan kamu sebagai Ayah Nemo, bernama Marlin. Dan wanita itu, ku nobatkan sebagai satu-satunya tokoh penting yang tersisa, Nemo. Tapi dalam ceritaku, Dory-lah yang menjadi pemeran utamanya.
            Dalam sudut pandangku, Marlin ialah sosok ikan jahat yang suka menyakiti perasaan ikan lain namun juga mudah dibodohi oleh ikan lain. Bagaimana tidak? Marlin mencari Nemo bersama Dory yang ia acuhkan. Padahal, hanya Dory yang selalu menemani Marlin kemanapun dengan setia dan membuat segala perjalanan mereka menjadi berhasil dan mengasikkan.
            Sedangkan Dory dalam sudut pandangku, ialah ikan biru indah yang bodoh. Kufikir, Dory ialah ikan yang rela berkorban demi ikan lain. Dory juga ikan baik yang setia kawan. Itulah Dory, tokohku.
            Kemudian Nemo, ia ikan badut kecil yang merepotkan. Yang menghilang sesukanya tanpa memikirkan orang disekitarnya. ia terlihat seperti badut bodoh. Ikan badut yang konyol.
            Seperti aku yang kau nobatkan menjadi sahabatmu. Aku ikan Dory yang selalu menemanimu, Si Marlin sepanjang perjalanan hari-harimu. Aku selalu ada disisimu disaat kau butuh aku. Tapi dengan jahatnya kamu sang Marlin, Ayah Nemo, kau mengacuhkan perhatian dan kehadiranku yang lebih dari sekerdar sahabat setia.
            Kau yang kupilih menjadi sosok Marlin, terus mencari wanitamu yang kunobatkan sebagai Nemo. Tentu saja aku sebagai sahabatmu terus menemanimu mencari wanitamu. Aku Dory konyol yang menemani Marlin dengan setia untuk mencari Nemo. Ah.
            Sedangkan wanita itu, Nemo yang meninggalkanmu, sang Marlin begitu saja. Ia tidak tau kekhawatiranmu. Kenapa Marlin tidak berhenti mencari Nemo? Kenapa Marlin tidak menganggapi kehadiran Dory dengan anggapan lebih? Atau kenapa Dory tidak berhenti saja membantu dan menemani Marlin yang menjengkelkan itu untuk mencari Nemo?
            Sudah jelas bukan sudut pandangku dalam Finding Nemo dan Kehidupan yang terjadi disekelilingku?

Bahagiaku Untukmu

0



            “Aku sangat bahagia menjadi aku disisimu.
            “Benarkah?”
            “Iya, tentu. Ku mohon, tetaplah disisiku sebagaimana aku dan kamu.
            “Pasti.”
            “Aku pernah bermimpi memiliki seorang kakak laki-laki yang bisa mengerti aku, yang bisa menemaniku saat aku sedih dan tentu saja tidak menyebalkan seperti kakak laki-laki pada umumnya. Dan sekarang, aku sedang bersama seorang kakak laki-lakiku menelusuri hari bersama. Aku suka.”
            “Kakak laki-laki? Aku?”
            “Ya... oh, tentu bukan hanya itu. Aku juga sangat amat menyayangimu sebagai sahabatku yang palingggg baik. Kau tau? Hanya kamu yang rela menghabiskan waktu berjam-jam untuk menemaniku bercerita dan mengeluarkan semua yang aku ingin ceritakan. Hingga akhirnya aku tertidur kelelahan karena ulahku sendiri yang terlalu bersemangat bercerita. Haha.”
            “Ada anggapan lain lagi tentangku? Mungkin.”
            “Hm...  Kau kakak laki-laki yang sangat amat ku idamkan. Kau juga sahabat yang paling mengerti diriku. Ya, kau bisa menjadi dewasa saat aku butuh kau menjadi dewasa. Didetik lain, kau bisa menjadi sahabat yang mengasikkan untukku.
            “Hm...”
            “Hei, jangan melihatku begitu. Jangan melambung tinggi.”
            “Oh, iya. Aku sahabatmu dan kakakmu. Kira-kira, bisakah semua ini berubah? Aku tidak lagi menjadi sahabat dan kakakmu. Mungkin bisa menjadi........”
            “Oh, tidak! Kumohon tetaplah menjadi kakak dan sahabat yang baik untukku. Jangan coba-coba untuk tinggalkan aku!
            “Maaf, bukan begitu maksudku.”
            “Ku mohon, berjanjilah padaku bahwa kau tidak akan merubah segalanya pada kita dan tetap menjadi sahabat dan kakak yang baik untukku.”
            “Jika aku berjanji, kau akan bahagia?”
            “Tentu! Selamanya.”
            “Baiklah, aku tidak akan meninggalkanmu dengan alasan apapun.”
“Lalu?”
“Yaa... aku akan menjadi sahabat dan kakak laki-laki yang baik untuk wanita yang kini berada disampingku.”
“Selamanya?”
“Hm, ya. Selamanya.”